Media Visual Kominikasi Anak atau MIKA dibuat dalam 2 bentuk layanan:
(1) MIKA 1.0 adalah aplikasi berbasis android sebagai teknologi terapi dengan stimulus multi-sensoris, memberikan umpan balik real time dan pencatatan kemajuan anak terstandar. (2) MIKA Education adalah website sumber belajar tentang berbagai materi terkait Autisme yang berbasis online learning dan microcredentials. Website MIKA Education diharapkan berdaya guna dan efektif mendukung pendidikan inklusi di Indonesia.
Informasi lebih lanjut mengenai MIKA 1.0 dan MIKA Education diuraikan di bawah ini. *silahkan klik/pilih layanan yang ingin Anda telusuri...

MIKA Education merupakan platform belajar online untuk memahami Autisme, karakteristik belajar komunikasi pada individu autistik, strategi asesmen matriks perencanaan, metode intervensi TEACCH, serta administrasi, skoring dan interpretasi MIKA dalam mendampingi belajar komunikasi. MIKA education dibentuk sebagai kelanjutan pengembangan MIKA 1.0 dan menjadi suatu model komprehensif belajar menggunakan teknologi, yang mengkombinasikan aplikasi belajar (MIKA 1.0) dan website sumber belajar (MIKA Education). Aplikasi berbasis website ini sedang dalam tahap pengembangan dan telah memiliki versi Beta yang dapat diakses sekarang juga dibawah ini.

Mulai Belajar

Mengapa perlu belajar dengan MIKA Education?

Dukungan Sumber Belajar Autisme Pertama di Indonesia...!

MIKA Education membantu dalam memahami Autisme melalui pembelajaran berbasis keterampilan (microcredentials) yang aplikatif dan sesuai kebutuhan nyata.

Materi MIKA dikembangkan oleh tim ahli lintas bidang dan disampaikan dengan metode interaktif, membuat pembelajaran lebih bermakna dan mudah diterapkan.

Sertifikasi Microcredentials

Mendapat sertifikat resmi pasca berhasil menyelesaikan modul belajar.

Belajar Terstruktur & Terarah

Dirancang sesuai kebutuhan praktik terapi & belajar di lapangan.

Dukungan Ahli & Multidisiplin

Dikembangkan oleh pakar dengan kolaborasi bersama institusi pendidikan.

-

Bagaimana Cara Belajar di MIKA Education?

MIKA Education

Website MIKA Education dapat diakses melalui berbagai perangkat, seperti dari laptop/komputer, tablet dan smartphone. Pada layanan pembelajaran akan menyediakan berbagai modul belajar terkait dengan Autisme dan Perkembangan Komunikasi. Untuk bisa menggunakan MIKA Education, anda perlu melakukan registasi sebagai pengguna (user). Lalu mulai memilih tombol pembelajaran yang berada di bilah navigasi atas, kemudian memilih modul yang tersedia. Pastikan anda memilih modul belajar yang sesuai dengan minat dan kebutuhan anda. Dalam modul belajar, anda akan mengakses berbagai materi. Dari presentasi (informasi power point dan narasi presenter), modul implementasi, dan sumber bacaan. Untuk memastikan keterlibatan belajar dan pelaksanaan asesmen belajar, anda akan mengerjakan kuis, pre dan post test, dan laporan studi kasus. Jika anda telah melaksanakan semua komponen belajar, barulah anda dinyatakan lolos modul belajar dan berhak mengajukan sertifikat belajar. Saat ini, modul yang tersedia adalah modul belajar menggunakan MIKA 1.0. Berikutnya, akan lebih banyak modul yang bisa dipelajari di MIKA Education. Berbagai instansi/unit/sekolah juga bisa terlibat dalam kolaborasi pembuatan modul belajar bersama tim MIKA Education.

Sertifikasi Microcredentials: Apa Manfaatnya untuk Anda?

"Dari hasil belajar di MIKA Education, anda bisa mendapatkan sertifikat atas hasil belajar anda. Sertifikat ini bisa menjadi dukungan bukti belajar dan bermanfaat untuk perencanaan proses belajar anda kelak."

MIKA 1.0 merupakan sebuah aplikasi perangkat lunak yang dikembangkan untuk mendukung pembelajaran komunikasi visual baru lebih cepat, lebih komprehensif dan sistematis. Aplikasi ini diharapkan mampu memberikan simulasi lebih baik untuk pembelajaran komunikasi pada Anak Berkebetuhan Khusus, khususnya Autism Spectrum Disorder (ASD). Aplikasi ini telah tersedia secara global dan dapat diunduh melalui Google Playstore dibawah ini.

Mengapa harus MIKA 1.0?

MIKA 1.0 adalah teknologi pendukung belajar komunikasi visual yang baru, lebih cepat, komprehensif dan sistematis sehingga dapat memberikan stimulasi pembelajaran komunikasi yang lebih baik karena dikembangkan berdasarkan sistem Aided Language Stimulation (ALS) dan Pragmatic Organisation Dynamic Display (PODD), dan juga bisa dikombinasikan dengan Picture Exchange Communication System (PECS). MIKA 1.0 dikembangkan dengan Bahasa Indonesia, namun bisa disesuaikan dengan konteks bahasa daerah dengan fitur penambahan kata dan istilah. Belajar komunikasi yang dibantu MIKA 1.0 akan menghasilkan lebih banyak konsep kata yang dapat dipelajari (sedikitnya ada 2000 kata tersimpan di MIKA 1.0). Seluruh proses belajar akan disimpan secara real time dan mudah diakses untuk mengevaluasi kemajuan terapi/belajar anak. Anak-anak ASD dan hendaya komunikasi dapat belajar hingga tingkat kemampuan komunikasi yang lebih tinggi (dari menambah perbendaharaan kata, menyusun kalimat sederhana hingga kompleks, dan mengembangkan dialog).

Selain itu, data yang diperoleh dari aplikasi perangkat lunak ini dapat digunakan untuk penelitian pengembangan intervensi autisme. Keterlibatan dan kontribusi anda akan bermakna dalam pengembangan intervensi pendidikan inklusi di Indonesia. MIKA 1.0 juga dilaunching di Google play sehingga memudahkan dan memperluas akses di Indonesia. MIKA 1.0 bisa diutamakan digunakan oleh Terapis dan Guru dalam proses terapi, maka dibuka seluasnya akses untuk sekolah dan pusat terapi di Indonesia. Orang tua juga bisa mendampingi belajar anaknya dengan MIKA 1.0, namun disarankan untuk turut belajar prinsip belajar komunikasi autisme agar bisa mengadministrasi MIKA 1.0 dengan baik.

Dilengkapi dengan komponen utama pembelajaran

signing-a-document

Pembelajaran komunikasi berbasis visual untuk anak berkebutuhan khusus menggunakan metode Aided Language Stimulation (ALS) dan dukungan suara untuk setiap gambar.

signing-a-document

Learning content yang dapat dipersonalisasi dengan fitur Penambahan kategori, gambar, dan suara berdasarkan kebutuhan anak-anak dan konteks lingkungan.

signing-a-document

Manajemen performansi dan progress anak sebagai media analitis kemajuan anak serta penambahan opsi ulasan di setiap sesi pembelajaran.

signing-a-document

Manajemen profil dan online-synchronization, untuk pengelolaan profil dan sinkronisasi data secara online.

Bagaimana cara kerja MIKA 1.0?

1

Pendaftaran profile anak Terapis dapat menambahkan biodata anak untuk dapat dilakukan pembelajaran komunikasi dengan aplikasi MIKA 1.0.

2

Login tiap Terapis Terapis dapat masuk ke aplikasi MIKA 1.0 untuk menggunakan fitur-fitur aplikasi MIKA 1.0.

3

Pengelolaan profil anak Terapis dapat mengisi dan merubah dan profil kemampuan anak (planning matrix) yang ada di aplikasi MIKA 1.0 sesuai kebutuhan dan perkembangan anak.

4

Mengadministrasi MIKA 1.0 Terapis dapat memulai terapi/belajar komunikasi sesuai dengan tahap kemampuan anak. Secara umum, proses belajar komunikasi dibagi menjadi empat (4) level:

Level 1 (Perbendaharaan kata)

Anak dihadapkan dengan sekumpulan gambar dan memilih kata-kata yang dipelajari untuk menguasai komunikasi reseptif dan ekspresif. Tujuan fase ini adalah anak menggunakan kata-kata tersebut secara fungsional. Misalkan: belajar memahami dan mengekspresikan kata “makan”, hingga anak mampu menggunakan kata tersebut untuk meminta makan.

Level 2 (Menyusun Kalimat Sederhana - terdiri 2 kata)

Anak dihadapkan dengan sekumpulan gambar dan memilih 2 kata untuk menyusun kalimat sederhana (subyek + predikat). Tujuan fase ini adalah anak menggunakan kalimat sederhana tersebut secara fungsional, baik secara reseptif dan ekspresif.

Level 3 (Menyusun Kalimat Kompleks - terdiri 3-4 kata atau lebih)

Anak dihadapkan dengan sekumpulan gambar dan memilih 2 kata untuk menyusun kalimat kompleks (subyek + predikat + obyek + keterangan). Tujuan fase ini adalah anak menggunakan kalimat kompleks tersebut secara fungsional, baik secara reseptif dan ekspresif.

Level 4 (Menyusun dialog)

Anak dihadapkan dengan sekumpulan gambar dan menyusun percakapan dengan menggunakan alat bantu visual percakapan (menyusun kalimat tanya dan kalimat respon/komentar). Tujuan fase ini adalah anak mampu berdialog secara fungsional.

5

Mengevaluasi keberhasilan terapi/belajar Terapis dapat mengevaluasi hasil terapi komunikasi anak selama masa terapi/belajar.

6

Mengelola dan mengamati perkembangan anak Terapis dapat melihat dan merubah perkembangan anak selama terapi/belajar berlangsung.

Berkolaborasi dengan sejumlah pusat dukungan dan pendidikan autisme di Indonesia

Media ini dikembangkan oleh Forum Peduli Autisme Jawa Timur (FPAJT) berkerjasama dengan Fakultas Psikologi dan Fakultas Sains dan Teknologi Universitas Airlangga Surabaya, UPTD Layanan Disabilitas Kab.Sidoarjo dan SLB Riverkids Malang, serta dukungan pendanaan Konsulat Jenderal Pemerintah Australia.